Misbakhun Turun ke Jalan Serap Aspirasi Warga

Misbakhun Turun ke Jalan Serap Aspirasi Warga

Jakarta (grandpascellar) – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhammad Misbakhun kembali turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, yakni Kabupaten Probolinggo dan Kota Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka masa reses sidang parlemen, Minggu (21/12), sebagai bagian dari tugas konstitusional anggota DPR RI.

Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA pada Senin, dijelaskan bahwa agenda turun ke daerah pemilihan menjadi langkah penting agar wakil rakyat tetap memahami kondisi riil masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi atas kebijakan yang telah berjalan, sekaligus masukan awal dalam perumusan kebijakan ke depan.

Menurut Misbakhun, reses bukan sekadar kewajiban formal, melainkan ruang dialog yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Oleh sebab itu, ia menilai komunikasi dua arah antara DPR dan masyarakat perlu terus diperkuat agar kebijakan negara benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat.

“Melalui dialog terbuka, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi secara langsung. Di sisi lain, kami juga dapat menjelaskan arah kebijakan pemerintah, khususnya di bidang keuangan negara dan pembangunan nasional,” ujar Misbakhun.

Baca Juga: AS Serang Suriah, Lima Anggota ISIS Diklaim Tewas


Misbakhun Serap Aspirasi di Lingkungan Pesantren

Sebagai agenda awal, Misbakhun mengawali kunjungan dengan menggelar kegiatan serap aspirasi di Pondok Pesantren Baitus Sholihin Genggong (BSG) yang berlokasi di Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan dihadiri oleh pengelola pesantren, santri, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Misbakhun mendengarkan berbagai masukan, terutama terkait peran pesantren dalam pembangunan sumber daya manusia. Selain itu, dibahas pula tantangan lembaga pendidikan berbasis keagamaan dalam menghadapi dinamika sosial dan ekonomi.

Tak hanya berdialog, Misbakhun juga menyerahkan mobil operasional sekolah sebagai bantuan dari Kementerian Perhubungan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas pendidikan dan meningkatkan mobilitas kegiatan pesantren.

Menurut Misbakhun, pesantren memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing. Karena itu, dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan perlu terus diperkuat melalui kebijakan lintas sektor.

Misbakhun Menyerap Aspirasi Warga di Desa Wonorejo

Selanjutnya, Misbakhun melanjutkan kunjungan ke Desa Wonorejo, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Di lokasi ini, ia bertemu langsung dengan warga dan tokoh masyarakat untuk mendengarkan aspirasi seputar kondisi ekonomi, lapangan kerja, serta kebutuhan pembangunan desa.

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan, mulai dari akses permodalan bagi pelaku usaha kecil, peningkatan kualitas infrastruktur desa, hingga harapan terhadap kebijakan fiskal yang lebih berpihak pada masyarakat akar rumput.

Menanggapi hal itu, Misbakhun menegaskan bahwa Komisi XI DPR RI memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan keuangan negara. Oleh karena itu, aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan anggaran dan kebijakan fiskal di tingkat nasional.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan koordinasi yang baik, program pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dialog Terbuka di Kota Pasuruan

Pada malam harinya, Misbakhun menggelar dialog terbuka dengan konstituennya di Kota Pasuruan. Kegiatan ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, pelaku usaha, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Dalam forum tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas. Salah satunya adalah perancangan kebijakan untuk tahun anggaran 2026. Masyarakat menyampaikan harapan agar kebijakan tersebut mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan, termasuk stabilitas harga, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Misbakhun menjelaskan bahwa DPR RI bersama pemerintah terus berupaya merumuskan kebijakan yang berimbang. Di satu sisi, kebijakan harus menjaga stabilitas fiskal negara. Namun, di sisi lain, kebijakan juga harus memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Komitmen Mengawal Kebijakan Negara

Dalam rangkaian kunjungannya, Misbakhun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpijak pada kepentingan rakyat. Ia menilai bahwa peran DPR RI tidak berhenti pada tahap pembahasan undang-undang dan anggaran, tetapi juga memastikan implementasi kebijakan berjalan secara bertanggung jawab.

“Legislatif dan eksekutif selalu berupaya melahirkan kebijakan strategis yang menguntungkan masyarakat dan negara. Karena itu, DPR RI akan memastikan seluruh kebijakan tersebut disusun dan dilaksanakan secara bertanggung jawab,” tuturnya.

Lebih lanjut, Misbakhun menilai bahwa masukan dari masyarakat menjadi elemen penting dalam proses demokrasi. Dengan turun langsung ke lapangan, wakil rakyat dapat memahami persoalan secara lebih utuh, bukan hanya berdasarkan laporan administratif.

Melalui kegiatan reses ini, Misbakhun berharap kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif dapat terus meningkat. Selain itu, ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan aspirasi masyarakat Probolinggo dan Pasuruan sebagai bagian dari perjuangan politiknya di Senayan.

Dengan demikian, kegiatan reses tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga sarana memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya.

Baca Juga: Terima SK, 2.942 Honorer Pemda Sumbawa Resmi Jadi PPPK Paruh Waktu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *