grandpascellar, Jakarta – Anggota Legislator DPR RI Novita Hardini mengajak seluruh perempuan di Indonesia untuk mengubah berbagai tantangan hidup, baik dari sisi sosial maupun ekonomi, menjadi karya yang mampu memberikan dampak positif bagi orang lain. Menurutnya, setiap pengalaman hidup dapat menjadi sumber kekuatan jika dikelola dengan baik.
Ia menyampaikan pandangan tersebut dalam kegiatan TGX Women Summit 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran buku berjudul “Bising dan Hening”. Buku tersebut merupakan karya kolaboratif perempuan penyintas yang berisi kisah perjalanan hidup, pergulatan batin, hingga proses bangkit dari berbagai ujian kehidupan.
baca juga: Komisi I DPR Dukung Aturan Kemkomdigi untuk Wikipedia
Pengalaman Hidup Sebagai Sumber Kekuatan
Dalam kesempatan tersebut, Novita menegaskan bahwa setiap individu sebenarnya memiliki kemampuan untuk menjadi penasihat terbaik bagi dirinya sendiri. Hal itu, menurutnya, dapat tercermin melalui proses menulis dan refleksi diri.
“Terkadang dalam hidup, yang mampu menasihati diri kita adalah diri kita sendiri. Ketika pengalaman ditulis, lalu dibaca kembali beberapa tahun kemudian, tulisan itu bisa menjadi nasihat terbaik bagi masa depan kita,” kata Novita dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Selain itu, ia menilai bahwa proses menulis dapat membantu seseorang memahami perjalanan hidupnya secara lebih mendalam. Dengan demikian, pengalaman yang awalnya berat dapat berubah menjadi pelajaran berharga.
Buku “Bising dan Hening” sebagai Ruang Refleksi
Lebih lanjut, Novita menjelaskan bahwa buku “Bising dan Hening” tidak hanya berfungsi sebagai karya literasi, tetapi juga sebagai simbol transformasi pengalaman hidup menjadi kekuatan kolektif. Buku ini menjadi wadah bagi perempuan untuk mengekspresikan hal-hal yang selama ini sulit diungkapkan secara terbuka.
Selain itu, karya tersebut juga diharapkan dapat menjadi ruang aman bagi perempuan untuk melakukan refleksi diri. Dengan adanya ruang seperti ini, perempuan diharapkan lebih berani menyuarakan pengalaman dan perasaannya.
Menurut Novita, kekuatan sebuah tulisan tidak hanya terletak pada kata-kata, tetapi juga pada makna yang dapat menginspirasi pembacanya di masa depan.
TGX Women Summit 2026 Dorong Kolaborasi Perempuan
Selanjutnya, TGX Women Summit 2026 yang digagas oleh Novita Hardini menjadi ruang kolaboratif bagi perempuan, anak muda, serta pelaku ekonomi kreatif. Forum ini bertujuan untuk menyalakan optimisme dan memperkuat daya juang dalam menghadapi tantangan kehidupan modern.
Dalam forum tersebut, perempuan diajak untuk menyalakan “api perjuangan positif” sebagai energi perubahan. Dengan demikian, perempuan diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan sosial, tetapi juga menjadi bagian aktif di dalamnya.
Novita juga menegaskan bahwa hingga saat ini perempuan Indonesia masih menghadapi berbagai hambatan di berbagai sektor kehidupan. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk memperkuat peran perempuan dalam masyarakat.
Peran Perempuan dalam Ketahanan Keluarga dan Masyarakat
Selain itu, Novita menyoroti pentingnya peran perempuan dalam menjaga ketahanan keluarga. Menurutnya, kebangkitan perempuan dalam lingkup rumah tangga memiliki dampak besar terhadap stabilitas sosial secara keseluruhan.
Dengan kata lain, perempuan tidak hanya berperan dalam lingkungan domestik, tetapi juga memiliki kontribusi strategis dalam pembangunan masyarakat. Karena itu, pemberdayaan perempuan harus dilakukan secara nyata, bukan hanya sebatas wacana.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penguatan kapasitas perempuan harus dilakukan melalui ruang kreatif, pendidikan, dan pelatihan yang berkelanjutan.
Pengembangan Ekosistem Kreatif Daerah
Di sisi lain, TGX Women Summit 2026 juga menampilkan pemutaran film dokumenter dan animasi karya sineas muda asal Trenggalek yang telah berprestasi di tingkat nasional. Kegiatan ini menunjukkan bahwa potensi kreatif daerah sangat besar dan perlu mendapatkan ruang yang lebih luas.
Novita mengungkapkan bahwa banyak talenta muda dari Trenggalek justru berkembang di luar daerah karena keterbatasan fasilitas. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk menghadirkan ekosistem kreatif yang lebih kuat di daerah asal mereka.
Selain itu, ia juga merencanakan program pelatihan kreator konten melalui workshop dan bootcamp yang bekerja sama dengan industri media nasional. Program ini diharapkan dapat memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis daerah.
Mendorong Perempuan dan Generasi Muda Berkarya
Lebih jauh, Novita menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini bukan hanya perayaan simbolik, tetapi juga gerakan nyata dalam membangun kolaborasi perempuan dan generasi muda. Kolaborasi tersebut mencakup literasi, kreativitas, hingga penguatan ekonomi kreatif.
Selain itu, ia berharap semakin banyak perempuan Indonesia yang berani bersuara, berkarya, dan mengambil peran sebagai penggerak perubahan sosial di lingkungannya masing-masing.
“Kartini masa kini adalah mereka yang berani bangkit, berani berkarya, dan berani membawa harapan bagi lingkungan sekitarnya,” kata Novita.
Penutup: Perempuan sebagai Agen Perubahan
Pada akhirnya, Novita menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam masyarakat. Dengan adanya ruang ekspresi, dukungan komunitas, dan akses terhadap pengembangan diri, perempuan dapat mengubah tantangan hidup menjadi kekuatan yang berdampak luas.
Dengan demikian, TGX Women Summit 2026 diharapkan menjadi titik awal bagi lebih banyak perempuan Indonesia untuk bertransformasi dari individu yang menghadapi tantangan menjadi pencipta karya yang menginspirasi.
baca juga: JK Tolak Pertemuan Rismon dan Roy Suryo, Jaga Netral



