grandpascellar, Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kembali menegaskan dukungannya terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Sikap tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, di kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat, Senin.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh emosi. Dubes Palestina menyampaikan apresiasi atas konsistensi Megawati yang selama ini aktif menyuarakan dukungan bagi rakyat Palestina di berbagai forum internasional.
Menurut Alsattari, dukungan Indonesia memiliki arti penting bagi rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi konflik berkepanjangan. Ia menilai posisi Indonesia tetap konsisten dalam membela hak kemerdekaan Palestina di tengah dinamika geopolitik global yang terus berubah.
Selain menjadi bentuk diplomasi kemanusiaan, pertemuan tersebut juga memperlihatkan hubungan emosional yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Palestina. Dukungan terhadap Palestina selama ini menjadi bagian penting dari kebijakan luar negeri Indonesia sejak masa Presiden Soekarno.
baca juga: Trump AS Pertahankan Blokade Laut hingga Iran Damai
Dubes Palestina Soroti Dampak Kemanusiaan Konflik
Dalam pertemuan itu, Abdalfatah A.K. Alsattari menggambarkan kondisi Palestina yang semakin memprihatinkan akibat konflik berkepanjangan dengan Israel. Ia menyebut ribuan bangunan dan rumah warga hancur akibat serangan yang terus berlangsung.
Korban jiwa, menurutnya, didominasi perempuan dan anak-anak. Selain itu, berbagai fasilitas publik seperti rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah ikut mengalami kerusakan.
“Israel sedang menghancurkan harapan rakyat Palestina,” ujar Alsattari dalam keterangannya.
Ia juga menyoroti banyaknya jurnalis yang meninggal saat meliput konflik di wilayah Palestina. Menurutnya, ratusan pekerja media menjadi korban ketika menjalankan tugas jurnalistik di area perang.
Alsattari menegaskan bahwa konflik tidak hanya berdampak pada aspek keamanan, tetapi juga memperburuk kondisi kemanusiaan masyarakat sipil. Krisis pangan, layanan kesehatan, dan pengungsian massal menjadi tantangan besar yang terus dihadapi rakyat Palestina.
Situasi tersebut membuat dukungan internasional dinilai semakin penting, terutama dari negara-negara yang konsisten memperjuangkan hak kemerdekaan Palestina.
Megawati Kenang Pesan Bung Karno tentang Kemerdekaan Palestina
Menanggapi penjelasan Dubes Palestina, Megawati terlihat emosional. Ia beberapa kali menahan tangis ketika mendengar cerita mengenai penderitaan rakyat Palestina.
Megawati kemudian mengenang pesan ayahandanya, Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, yang sejak lama mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Menurutnya, Bung Karno selalu menanamkan prinsip bahwa setiap bangsa memiliki hak menentukan nasib sendiri tanpa penjajahan.
Megawati mengatakan Indonesia memahami perjuangan rakyat Palestina karena bangsa Indonesia juga pernah mengalami masa penjajahan yang panjang sebelum merdeka.
Ia juga mengingat kembali semangat Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955. Dalam konferensi tersebut, para pemimpin Asia dan Afrika menyuarakan dukungan terhadap bangsa-bangsa yang masih terjajah, termasuk Palestina.
Menurut Megawati, semangat solidaritas antinegara terjajah masih relevan hingga sekarang. Ia menilai perjuangan Palestina harus terus mendapat perhatian dunia internasional.
“Adalah hak semua bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri,” ujar Megawati.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa isu Palestina masih menjadi bagian penting dari nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno kepada generasi penerus bangsa.
Indonesia Tegaskan Sikap terhadap Hubungan Diplomatik dengan Israel
Dalam kesempatan itu, Megawati kembali menegaskan posisi Indonesia terkait hubungan diplomatik dengan Israel. Ia menyatakan Indonesia tidak akan membuka hubungan diplomatik selama Palestina belum memperoleh kemerdekaan penuh.
Pernyataan tersebut menunjukkan konsistensi sikap politik Indonesia terhadap isu Palestina sejak lama. Indonesia terus mendukung solusi damai melalui kemerdekaan Palestina dan penghentian konflik bersenjata.
Selain itu, Megawati juga menilai Perserikatan Bangsa-Bangsa perlu memperkuat perannya dalam menyelesaikan konflik global. Menurutnya, PBB harus mampu menjadi lembaga internasional yang lebih efektif dalam menjaga perdamaian dunia.
Megawati menegaskan bahwa perjuangan rakyat Palestina tidak akan berhenti meski menghadapi tekanan besar. Ia percaya rakyat Palestina memiliki semangat kuat untuk mempertahankan hak dan kemerdekaannya.
“Israel mungkin dapat menghancurkan secara fisik, namun saya yakin rakyat Palestina memiliki tekad kuat untuk merdeka,” kata Megawati.
Sikap tersebut sejalan dengan kebijakan luar negeri Indonesia yang selama ini konsisten mendukung Palestina dalam berbagai forum internasional, termasuk di PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Pertemuan Diakhiri dengan Simbol Solidaritas Palestina
Pertemuan Megawati dan Dubes Palestina diakhiri dengan suasana penuh keakraban. Alsattari memberikan kafiyeh merah kepada Megawati sebagai simbol solidaritas dan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Dubes Palestina juga mengangkat simbol jari berbentuk huruf V sebagai lambang kemenangan dan harapan bagi kemerdekaan Palestina. Megawati kemudian memberikan semangat kepada rakyat Palestina agar tetap kuat menghadapi situasi sulit.
“Be strong,” ujar Megawati kepada Alsattari.
Dubes Palestina pun membalas dengan doa agar Megawati selalu sehat dan kuat dalam mendukung perjuangan kemanusiaan.
Suasana cair terlihat ketika Alsattari sempat bercanda mengajak Megawati adu panco sebelum pertemuan berakhir. Momen tersebut menunjukkan hubungan hangat yang terjalin di tengah pembahasan serius mengenai konflik kemanusiaan.
Dukungan Indonesia terhadap Palestina Tetap Konsisten
Pertemuan antara Megawati dan Dubes Palestina kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
Dukungan tersebut tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga tokoh politik, organisasi masyarakat, hingga masyarakat umum. Solidaritas terhadap Palestina selama ini menjadi bagian dari identitas diplomasi Indonesia di tingkat internasional.
Indonesia terus mendorong penyelesaian damai konflik Palestina-Israel melalui solusi dua negara. Pemerintah Indonesia juga aktif menyerukan penghentian kekerasan serta perlindungan terhadap warga sipil di wilayah konflik.
Di tengah perkembangan geopolitik global yang semakin kompleks, dukungan terhadap Palestina tetap menjadi prinsip penting politik luar negeri Indonesia. Pertemuan ini menjadi pengingat bahwa perjuangan kemerdekaan Palestina masih mendapat perhatian luas dari berbagai elemen bangsa Indonesia.
Selain menerima Dubes Palestina, Megawati sebelumnya juga menerima kunjungan Duta Besar India untuk Indonesia di kediamannya pada hari yang sama. Pertemuan tersebut membahas hubungan historis Indonesia dan India sejak era Presiden Soekarno.
baca juga: Trump Minta Negara Arab Normalisasi Hubungan dengan Israel



