Grandpas Cellar Dana Korupsi BPR Jepara Artha Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang sebagai tersangka dugaan korupsi kredit usaha di BPR Jepara Artha periode 2022–2024. Beberapa dana korupsi digunakan untuk biaya umrah tersangka.
Uraian Utama (Detail Peristiwa):
Kasus bermula saat BPR Jepara Artha menerima modal Rp24 miliar dari Pemkab Jepara. Direktur Utama, Jhendik Handoko (JH), menerapkan kredit usaha sindikasi. Selama dua tahun, kredit bermasalah meningkat hingga Rp130 miliar melalui 26 debitur terafiliasi. Beberapa kredit fiktif senilai Rp263,6 miliar dicairkan April 2022–Juli 2023, tanpa analisis kondisi debitur asli.
Mohammad Ibrahim Al’Asyari (MIA) bekerja sama dengan JH untuk memanfaatkan identitas debitur fiktif. Beberapa debitur dipinjami identitas dengan fee sekitar Rp100 juta. Dokumen usaha dan rekening dimanipulasi agar terlihat layak kredit. Beberapa pejabat BPR, termasuk Direktur Bisnis dan Kepala Divisi, membantu memproses kredit fiktif sesuai arahan JH.
Dana dari kredit fiktif dibagi ke rekening debitur dan rekening penampungan, kemudian digunakan untuk pelunasan kredit macet, biaya provisi Rp2,7 miliar, premi asuransi Rp2,06 miliar, biaya notaris Rp10 miliar, serta fee debitur fiktif Rp4,85 miliar. JH memanfaatkan Rp95,2 miliar untuk melunasi kredit bermasalah, membeli mobil, dan tarik tunai Rp1 miliar. MIA menggunakan Rp150,4 miliar untuk membeli tanah agunan, membayar angsuran, dan transaksi aset pribadi.
Kutipan atau Referensi:
Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan, “Para tersangka menerima uang dari MIA, termasuk Rp300 juta untuk biaya umrah JH, IN, dan AN.” KPK memperkirakan kerugian negara minimal Rp254 miliar.
Penutup (Kesimpulan/Pandangan ke Depan):
Tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31/1999 jo UU Nomor 20/2001 dan Pasal 55 KUHP. KPK menegaskan komitmen menindak korupsi sektor perbankan untuk melindungi keuangan negara dan integritas lembaga keuangan.
Paragraf Pembuka (Lead):
Sejumlah peristiwa menarik terjadi di Jakarta dan Papua dalam beberapa hari terakhir. Mulai dari dokumen LHKPN yang viral, kecelakaan bus Transjakarta, hingga kerusuhan di Yalimo.
Detail Peristiwa (Uraian Utama):
Dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK tersebar di media sosial. Salah satu unggahan memperlihatkan dokumen dipakai sebagai bungkus bawang. Dokumen memuat data keluarga dan jabatan Kapolres Metro Jakarta Pusat, serta kepemilikan tanah dan bangunan seluas 612 meter persegi senilai Rp612 juta.
Di Jakarta Pusat, sebuah bus Transjakarta bernomor bodi SAF 079 mengalami kecelakaan adu banteng dengan truk engkel kuning di kawasan Cideng, Gambir. Insiden terjadi Kamis (18/9/2025) pukul 05.46 WIB. Kadep Humas PT Transjakarta, Ayu Wardhani, memastikan tidak ada penumpang yang terluka, meski kedua kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan.
Dana Korupsi BPR Jepara Artha Di Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, suasana mencekam pasca kerusuhan akibat isu SARA. Massa membakar sejumlah bangunan, termasuk Pos Satgas Maleo di Kampung Pirip. Aparat gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi enam personel Satgas Maleo Kopassus yang terkepung.
Kutipan atau Referensi:
Dalam unggahan viral, salah seorang pengguna media sosial menulis, “Beli bawang dapet bungkus dokumen KPK njir.” Sementara pihak Transjakarta menegaskan keselamatan penumpang tetap terjaga.
Rem Bus Transjakarta Diduga Blong, Menabrak Empat Ruko di Pulogebang
Pulogebang, Jakarta Timur – Sebuah bus Transjakarta diduga mengalami rem blong pada Jumat (19/9/2025) pagi. Akibatnya, bus tersebut menabrak empat ruko di kawasan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Bus kini tengah dievakuasi dengan mobil derek Transjakarta.
Petugas kepolisian dan tim Transjakarta segera berada di lokasi untuk menangani kecelakaan. Evakuasi bus dilakukan dengan cara diderek agar jalan kembali normal. Bagian depan bus mengalami kerusakan parah karena menabrak ruko, sementara kaca depan pecah.
Empat ruko yang terseruduk juga mengalami kerusakan signifikan. Barang-barang di dalam ruko berserakan, menimbulkan kondisi berantakan di sekitar lokasi. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan untuk mengetahui total kerugian materiil akibat kecelakaan ini.
Warga setempat, Wahono, menyebutkan bahwa kerugian belum dapat dipastikan. Namun, pihak Transjakarta sudah melakukan inventarisasi kerusakan dan memastikan keselamatan warga serta pengendara lain. Polisi pun tetap memantau lokasi untuk menjaga keamanan lalu lintas.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan terkait kondisi kendaraan dan prosedur keamanan Transjakarta. Pihak Transjakarta diharapkan meningkatkan pemeriksaan rutin bus agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dana Korupsi BPR Jepara Artha Dipakai Tersangka untuk Umrah Rem Bus Transjakarta Diduga Blong, Menabrak Empat Ruko di
Pulogebang, Jakarta Timur – Sebuah bus Transjakarta diduga mengalami rem blong pada Jumat (19/9/2025) pagi. Akibatnya, bus tersebut menabrak empat ruko di kawasan Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Bus kini tengah dievakuasi dengan mobil derek Transjakarta.
Petugas kepolisian dan tim Transjakarta segera berada di lokasi untuk menangani kecelakaan. Evakuasi bus dilakukan dengan cara diderek agar jalan kembali normal. Bagian depan bus mengalami kerusakan parah karena menabrak ruko, sementara kaca depan pecah.
Empat ruko yang terseruduk juga mengalami kerusakan signifikan. Barang-barang di dalam ruko berserakan, menimbulkan kondisi berantakan di sekitar lokasi. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan untuk mengetahui total kerugian materiil akibat kecelakaan ini.
Warga setempat, Wahono, menyebutkan bahwa kerugian belum dapat dipastikan. Namun, pihak Transjakarta sudah melakukan inventarisasi kerusakan dan memastikan keselamatan warga serta pengendara lain. Polisi pun tetap memantau lokasi untuk menjaga keamanan lalu lintas.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan terkait kondisi kendaraan dan prosedur keamanan Transjakarta. Pihak Transjakarta diharapkan meningkatkan pemeriksaan rutin bus agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.



